Umsida.ac.id – Mahasiswa Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) Luar Sekolah Kelompok 69 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) turut memberdayakan UMKM melalui pembuatan banner, katalog dan logo usaha untuk dua pelaku UMKM di Desa Kandangsemangkon, Kabupaten Lamongan, pada Rabu, (26/8/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PLP dalam membantu pelaku UMKM meningkatkan identitas serta daya tarik usaha melalui media promosi yang lebih informatif dan menarik.
Lihat juga: Pelaku UMKM Belajar Pemasaran Digital Bersama 2 Tim KKN P Umsida
Dorong Pengembangan dan Promosi UMKM

Sebelum membuat media promosi, mahasiswa melakukan komunikasi dan koordinasi dengan masing-masing pelaku usaha untuk mengetahui kebutuhan promosi, identitas usaha, produk yang ditawarkan, serta informasi yang perlu dicantumkan.
Mereka membantu menyusun media promosi dengan memperhatikan penyajian informasi produk agar lebih jelas dan mudah dipahami oleh masyarakat.
“Banner dan katalog digunakan sebagai media untuk menampilkan berbagai produk serta informasi usaha, sedangkan logo kami buat sebagai identitas visual bagi masing-masing UMKM,” terang Ketua PLP Luar Sekolah Umsida Kelompok 69, M Fahmi Irfanudin.
Proses pembuatan diawali dengan mengumpulkan informasi mengenai nama usaha, produk yang dijual, harga, serta identitas yang ingin ditampilkan oleh masing-masing pelaku UMKM.
“Informasi tersebut lah yang menjadi dasar dalam penyusunan desain media promosi,” lanjut Fahmi.
Digitalisasi Dua Pelaku UMKM

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PLP Kelompok 69 menyusun desain banner dan katalog dengan mempertimbangkan keterbacaan informasi, susunan produk, serta tampilan visual agar lebih menarik bagi calon konsumen.
“Kami juga membuat logo yang disesuaikan dengan karakter dan jenis usaha sehingga dapat digunakan sebagai identitas pada berbagai media promosi,” tuturnya.
Pembuatan media promosi tersebut, harap Fahmi, dapat membantu pelaku UMKM dalam memperkenalkan produk kepada masyarakat secara lebih luas.
Banner dan katalog dapat memberikan informasi mengenai produk yang tersedia, sedangkan logo memberikan identitas yang lebih jelas bagi usaha.
Dengan tampilan yang lebih terstruktur, imbuhnya, konsumen dapat memperoleh informasi mengenai produk dan harga yang ditawarkan secara lebih mudah.
Hal tersebut juga dirasakan oleh pelaku usaha UMKM.
Eli selaku pemilik usaha catering menyampaikan bahwa bantuan mahasiswa memberikan manfaat sekaligus menambah referensi ke depannya dalam mengembangkan media promosi usahanya.
“Saya merasa terbantu dan menambah referensi saya dalam mengembangkan media promosi dan kalau ada orang tanya tinggal langsung kirim karena sudah ada buku menu digital,” ujar Bu Eli.
Sementara itu, Jumainah selaku pelaku UMKM kerupuk rambak turut menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan yang diberikan oleh mahasiswa.
Ia senang karena bantuan tersebut dinilai bermanfaat bagi usahanya.
“Saya berterima kasih dan merasa senang karena bantuan yang sangat bermanfaat bagi usaha kerupuk rambak saya,” ungkap Bu Jumainah.
Lihat juga: Manfaatkan Potensi Alpukat, KKN P 10 Umsida Edukasi Petani Desa Jatisari
Setelah melakukan pendampingan, program dilanjutkan dengan penyerahan hasil desain kepada masing-masing pelaku UMKM.
Mahasiswa bersama pelaku usaha melakukan pengecekan terhadap informasi dan desain yang telah dibuat agar sesuai dengan kebutuhan serta identitas usaha.(Ummi)


