Umsida.ac.id – Tim Kuliah Kerja Nyata Pencerah Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (KKN P Umsida) kelompok 27 membuat aplikasi KS SPAM Tirta Sari sebagai inovasi digital untuk membantu pengelolaan layanan air bagi masyarakat Dusun Telogo Sari, Desa Tosari.
Pengelolaan Air Masih Manual

Aplikasi tersebut diluncurkan pada Kamis, (27/8) sebagai solusi berbasis teknologi yang sesuai dengan permasalahan administrasi pengelolaan air yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.
Lihat juga: Kelola Botol Plastik, 3 Tim KKN Umsida Buat BOTOLIN, BOTABA, dan Alat Press
“Sebelum adanya aplikasi ini, proses pencatatan penggunaan air dan pembayaran pelanggan dilakukan dengan mendata setiap rumah satu per satu serta melakukan perhitungan tagihan secara manual,” ujar Wahyu Zakaria, Ketua KKN.
Kondisi tersebut membuat proses administrasi membutuhkan waktu lebih lama, terutama saat melakukan rekapitulasi penggunaan air dan pengecekan pembayaran pelanggan.
Selain itu, kata Wahyu, pencatatan secara manual juga memiliki risiko terjadinya kesalahan dalam pendataan maupun penghitungan tagihan.
“Oleh karena itu kami membuat aplikasi KS SPAM Tirta Sari untuk membantu pengelola dalam melakukan pencatatan meter air, pengelolaan data pelanggan, perhitungan tagihan, serta administrasi pembayaran secara lebih mudah dan terstruktur,” jelasnya.
Wahyu menjelaskan bahwa pembuatan aplikasi tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan pengelola SPAM di Dusun Telogo Sari.
Ia berharap warga setempat dapat merasakan manfaat dari sistem pengelolaan air yang lebih tertib, transparan, dan efisien.
“Kalau manual kan membutuhkan waktu yang cukup banyak. Dengan adanya aplikasi ini, kami berharap pengelolaan air dapat berjalan lebih efektif dan tertata,” ujar Wahyu.
Selain itu, pengelola SPAM juga dapat lebih mudah melakukan monitoring penggunaan air, pencatatan pembayaran, serta penyusunan laporan administrasi.
Permudah Pelayanan Masyarakat

Melalui aplikasi KS SPAM Tirta Sari, pengelola dapat menyimpan data pelanggan secara digital, mencatat penggunaan meter air, mengetahui jumlah tagihan, serta memantau status pembayaran warga.
Lihat juga: Olah Sampah Organik, KKN P 3 Umsida Ubah Galon Bekas Menjadi Komposter
Sistem ini dibuat dengan tampilan yang mudah digunakan sehingga dapat membantu pengelola dalam menjalankan administrasi pelayanan air sehari-hari.
Kepala Dusun Telogo Sari, Sulandi, menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang dibuat oleh Tim KKN P 27 Umsida.
“Aplikasi ini sangat membantu kami dalam mengelola administrasi air warga. Dengan sistem ini, data pelanggan dan pembayaran dapat lebih mudah dipantau sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik,” kata Sulandi.(Lala)


