Pelaku UMKM Belajar Pemasaran Digital Bersama 2 Tim KKN P Umsida

Umsida.ac.id – Dari memoles Status WhatsApp hingga mencoba membuat materi promosi dengan Artificial Intelligence (AI), pelaku UMKM mendapat bekal baru melalui dua program KKN P Umsida yang berfokus pada penguatan pemasaran digital.

KKN P 64 Umsida memberikan pendampingan digital marketing, branding, dan media promosi kepada pelaku UMKM Dusun Cowekan, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Sabtu (8/8/2026).

Lihat juga: 5 Kelompok KKN Umsida Kompak Bantu UMKM Sidoarjo dan Pasuruan Masuki Ekosistem Digital

Sehari sebelumnya, KKN P 43 Umsida mengadakan pelatihan digital marketing berbasis AI bagi pelaku UMKM di Desa Kemasantani pada Jumat, (7/8/2026). 

Di sini para pelaku UMKM diperkenalkan dengan Gemini AI dan langsung mempraktikkan pembuatan logo serta poster promosi melalui telepon genggam masing-masing.

UMKM Cowekan Maksimalkan Aplikasi WhatsApp

pelaku umkm naik kelas

Pendampingan KKN P 64 berawal dari kebiasaan pemasaran pelaku usaha di Dusun Cowekan.

WhatsApp, khususnya fitur Status, masih menjadi salah satu media utama untuk menawarkan produk.

Sebagian pelaku usaha juga menerapkan sistem pre-order atau menjadi dropshipper sehingga tidak selalu memiliki stok produk untuk difoto sendiri.

Kondisi tersebut muncul dalam diskusi ketika salah satu pelaku UMKM, Diana, mempertanyakan cara membuat tampilan produk lebih menarik meskipun pemasaran masih bertumpu pada WhatsApp.

Oleh karena itu, tim KKN mengarahkan peserta untuk mengoptimalkan media yang sudah mereka gunakan daripada langsung beralih ke platform yang lebih rumit.

“Bisa menggunakan editan promosi yang menarik dengan beberapa tools yang sudah kami paparkan dan meminta testimoni pelanggan agar bisa menarik konsumen,” ujar Nariswari Rachma Sri Rejeki, mahasiswa KKN P 64 Umsida.

Pelaku UMKM Belajar Fotografi Produk

Tidak berhenti pada pemanfaatan WhatsApp, pelaku UMKM Dusun Cowekan juga diperkenalkan dengan dasar-dasar branding.

Mahasiswa menjelaskan beberapa unsur yang dapat membangun identitas produk, seperti nama usaha, logo, warna, kemasan, dan tampilan visual yang digunakan secara konsisten.

Kegiatan berlanjut dengan pembuatan konten sederhana. 

Peserta dikenalkan pada cara mengambil foto produk menggunakan telepon genggam dengan memperhatikan pencahayaan, sudut pengambilan gambar, serta latar belakang.

UMKM Kemasantani Kenal Gemini AI

pelaku umkm naik kelas

Di Desa Kemasantani, mahasiswa KKN P 43 mengenalkan Gemini AI sebagai alat bantu dalam proses kreatif pemasaran.

Materi disampaikan oleh Muhammad Dani Arrafi dari Program Studi Ilmu Komunikasi Umsida. Peserta belajar menyusun prompt agar AI dapat memberikan hasil yang lebih sesuai dengan kebutuhan usaha.

“Memang ada banyak teknologi AI yang bisa dimanfaatkan untuk membantu proses desain dan promosi. Kami memilih Gemini karena sesuai dengan tujuan pelatihan, yaitu memperkenalkan AI sebagai alat bantu dalam proses kreatif UMKM, bukan sekadar menghasilkan gambar,” ujar Muhammad Dani Arrafi, Ketua KKN P 43.

Setelah memperoleh materi dasar, sekitar 24 peserta langsung menggunakan perangkat masing-masing untuk mencoba membuat logo dan poster promosi.

Kegiatan tersebut memberi kesempatan kepada pelaku UMKM untuk mencoba sendiri teknologi yang sebelumnya mungkin belum digunakan dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Mahasiswa mendampingi proses tersebut mulai dari memasukkan prompt, mengembangkan konsep, hingga menyesuaikan hasil visual yang dihasilkan.

Lihat juga: Program UMBIKA, Pendampingan UMKM Desa Balungtawun oleh KKN P 72 Umsida

Salah satu pelaku UMKM lumring pedas daun jeruk, Dhiya’ul Qomariyah, merasakan manfaat dari praktik tersebut.

“Pelatihan AI ini sangat edukatif dan bermanfaat bagi kami para pelaku UMKM. Kami belajar mempromosikan produk yang kami jual secara lebih menarik, sehingga diharapkan dapat meningkatkan penjualan,” ujarnya.(Putri)