Snap and Style Antar Inovasi Bisnis Digital Umsida Tembus KMI Expo XVII 2026

Umsida.ac.id – Inovasi bisnis digital mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Snap and Style, sebuat Platform Booking Jasa Fotografer dan Kebutuhan Event yang Terintegrasi dalam Satu Sistem Aplikasi, berhasil lolos seleksi KMI Expo XVII Tahun 2026 pada Selasa, (8/9).

Inovasi Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) ini masuk dalam kategori bisnis digital tahap bertumbuh dan akan mewakili Umsida dalam ajang KMI Expo XVII 2026 yang mempertemukan berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Lihat juga: Inovasi Diarice Lolos P2MW 2026, Tim Siapkan Bahan Pangan Ramah Diabetes

Ketua tim Snap and Style, Afifani Aulida Romadhoni, menjelaskan bahwa proses menuju KMI Expo merupakan bagian dari rangkaian evaluasi dalam program P2MW.

“P2MW itu ada fase laporannya selama lima bulan. Ada tahap satu sampai lima, dan seleksi KMI dilakukan di tahap tiga melalui presentasi serta laporan perkembangan usaha,” jelasnya.

Seleksi tersebut dilakukan melalui presentasi secara daring di hadapan juri dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. 

Selain pemaparan perkembangan bisnis, penilaian juga mempertimbangkan laporan administrasi, termasuk laporan keuangan kegiatan yang diunggah secara berkala melalui sistem P2MW.

Platform Booking Event Snap and Style

snap and style

Snap and Style dikembangkan sebagai platform berbasis website yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan layanan kreatif dalam satu sistem. 

“Melalui platform ini, pengguna dapat melakukan pemesanan jasa fotografer, makeup artist (MUA), event organizer (EO), wedding organizer (WO), hingga penyewaan kebaya,” terang Fani.

ia menjelaskan bahwa konsep Snap and Style berbeda dengan layanan serupa yang umumnya hanya berfokus pada jasa fotografi.

“Rata-rata layanan lain fokus di fotografer saja. Kalau Snap and Style tidak hanya itu, tetapi melengkapi kebutuhan seperti IO, WO, sewa kostum, dan lainnya dalam satu tempat,” ujarnya.

Selain daftar vendor, platform ini juga dikembangkan dengan fitur photo booth frame, pose photo, serta sistem penjadwalan yang membantu pengguna mengetahui ketersediaan waktu vendor sebelum melakukan pemesanan.

Saat ini Snap and Style telah bekerja sama dengan 11 mitra yang berada di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto. 

Langkah Pengembangan Bisnis Berkelanjutan

snap and style

Dosen pembimbing Snap and Style, Alshaf Pebrianggara SE MM menyebut perkembangan bisnis digital mahasiswa tersebut menunjukkan kemajuan yang positif. 

Menurutnya, Snap and Style telah berkembang dari tahap validasi ide menuju bisnis yang memiliki arah pengembangan lebih jelas.

“Saya melihat perkembangan Snap and Style sangat positif. Dari awalnya kami fokus pada validasi ide, penguatan value proposition, dan model bisnis, sekarang tim sudah mampu membawa bisnis ini ke tahap yang lebih nyata,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa dengan P2MW, mahasiswa memperoleh pengalaman menjalankan bisnis secara langsung, mulai dari memahami kebutuhan pasar, mengembangkan produk, mengelola operasional, hingga melakukan pitching.

“Masuk kategori bertumbuh dan lolos KMI Expo bukan merupakan akhir, tetapi justru menjadi milestone untuk masuk ke tahap berikutnya,” jelasnya.

Lihat juga: Tim P2MW Umsida Satukan Warisan Rasa Desa Binangun

Sebagai langkah keberlanjutan inovasi, Snap and Style akan terus dikembangkan dengan memperluas pasar, meningkatkan kualitas platform, serta menambah layanan baru seperti wedding content creator dan vendor kreatif lainnya. 

Program P2MW akan berlangsung hingga November 2026, namun inovasi Snap and Style tetap bisa dilanjutkan setelah program selesai.(Dhona)